Daftar Mobil Dengan Depresiasi Paling Kecil

PrintSebagian orang mempertimbangkan harga jual mobil seken BAHKAN sebelum membeli mobil baru. Mereka akan mempertimbangkan, setelah sekian tahun dipakai, harga jualnya masih bertahan tinggi atau tidak. Dengan kata lain depresiasi atau penurunan nilainya banyak atau sedikit.

Situs jual beli mobil Carmudi.co.id merangkum dan menganalisa data harga mobil bekas dalam setahun terakhir. Litbang Carmudi mengambil sampel mobil-mobil tersebut berdasarkan tahun produksi satu tahun terakhir atau tahun 2015. Data mobkas tersebut diambil dalam rentang satu tahun ini (2016). Dengan database 45 ribu listing kendaraan di situs Carmudi tiap bulan.

“Dari data yang banyak tersebut, kami bisa meneliti lebih lanjut pergerakan harga kendaraan yang dijual secara online. Mengenai pergeseran atau perubahan harga suatu kendaraan memang dipengaruhi banyak faktor, baik faktor dari kendaraan itu sendiri, maupun kondisi pemegang merek terkini,” jelas Subir Lohani, CEO Carmudi Indonesia dalam siaran press.

Untuk mobil bekas (mobkas) yang tahun ini memiliki harga purnajual stabil antara lain Daihatsu Ayla, Datsun Go, Suzuki Wagon R, Toyota Agya dan Honda Brio. Depresiasi harga mobkas tersebut berkisar Rp1-5 juta dalam rentang satu tahun ini. Artinya persentase depresiasi harganya hanya sekitar 1% dalam setahun terakhir.

Mobkas MPV Paling Stabil

Tidak seperti yang dipercaya banyak orang, penelitian dengan mengambil data dari semua merek, menunjukkan bahwa Daihatsu Xenia R Sporty keluaran tahun 2015 paling kecil depresiasi harganya.

Jika di awal tahun 2016 dijual dengan harga pasaran Rp194 jutaan, di Desember ini banderolnya menjadi Rp 180 jutaan. Atau dengan kata lain telah terjadi 7% depresiasi harga dalam setahun. Posisi kedua diduduki Honda Mobilio RS, Suzuki Ertiga GX, dan terakhir Toyota Avanza Veloz.

Ketua Ikatan Pedagang Mobkas Jakarta Timur (IPMJ), Ahmad Fadillah memprediksi harga LCGC bekas akan turun seiring dengan Peraturan Pemerintah yang melarang penggunaan mobil di bawah 1.300cc untuk taksi online.

“Ya memang benar LCGC paling stabil itu Agya dan Ayla, namun setelah peraturan pemerintah menetapkan ketentuan mobil Uber dan Grab dilarang di bawah 1300cc, Agya dan Ayla penjualannya tidak begitu bagus lagi,” katanya.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan bahwa untuk di kelas MPV, Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza masih stabil harga jual kembalinya. Namun dari data litbang Carmudi, Honda Mobilio masuk daftar atas urusan harga jual sekennya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s