Larutan Digital di Kotak Beroda Empat

nissan-teatro-for-dayz-car-4

Satu dasawarsa lalu, para petinggi otomotif di Jepang resah. Mereka melihat trend anak-anak muda tidak lagi antusias terhadap mobil, tapi lebih menggilai gadget. Para CEO yang melewati masa mudanya disaat budaya otomotif mengalami masa emasnya, khawatir akan masa depan  perusahaannya.  Siapa yang akan membeli mobil, jika anak-anak muda lebih suka mengentukkan jarinya di layar gadget.

Riset Nissan menegaskan sinyalemen itu. Banyak anak-anak muda yang enggan membeli mobil karena menggangap berkendara itu bikin stress. Salahsatu yang membuat mereka stress karena tidak bisa terkoneksi dengan kawan dan kanal social media saat mengemudi.

Desainer-desainer  muda di Nissan akhirnya menemukan solusi. Yang dipresentasikan dalam sosok mobil konsep baru bernama Teatro for Dayz dalam pameran dua tahunan (biennial) Tokyo Motor Show.   Mobil dengan nama unik dan bentuk seperti kubus itu  dirancang untuk melarutkan gaya hidup digital dalam sebuah mobil.

“Apa yang mereka butuhkan dari mobil bukan lagi kenikmatan dan keasyikan berkendara atau menikmati ruang privat sendiri, tapi bisa terkoneksi dengan lebih baik dan mudah bersama teman-temannya  dan membagi pengalamannya. Yang penting adalah bukan apakah itu dinikmati secara personal atau virtual. Yang penting adalah proses untuk membaginya,” jelas Nissan.

Kursi-kursi, dashboard, kemudi dan panel pintu Teatrp for Dayz semua berwarna putih saat mobil dimatikan. Saat dihidupkan semua bagian itu bisa diatur agar menampilkan pola-pola apa saja dengan pilihan nyaris tidak terbatas, termasuk kulit, kulit macan, kayu atau bagian desain warna-warni yang artistic.

nissan-teatro-for-dayz-car-7

Instrument cluster ditempatkan di layar sentuh berukuran besar yang menggantikan dashboard tradisional.  Dengan demikianpengemudi bisa mengatur komposisi, ukuran  atau bahkan menghapus sama sekali panel meter itu.  Layar itu juga bisa berfungsi sebagai layar untuk video calls.

Spek teknis belum di publikasikan, tapi diperkirakan apa yang ada dibalik kap mesinnya bukan hal yang menarik bagi generasi yang menganggap mengemudi itu hal membuat stress. Sejauh ini yang diketahui adalah, mobil konsep ini menggunakan motor listrik dan  jarak tempuhnya terbilang cukup untuk komuter.

Nissan belum memutuskan nasib mobil konsep ini di masa depan. Tapi bakal sangat menarik jika berhasil melewati tahap konsep.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s