Lamborghini Asterion, Hybrid Pesaing Porsche 918

Persis seperti menahan banteng yang siap menyeruduk dengan tali kekang yang menegang.

Lamborghini Asterion

Lamborghini Asterion

Tak salah jika Lamborghini memilih banteng sebagai lambang kebesarannya karena karakter super car butannya memang memiliki perangai yang mirip dengan hewan tersebut. Mobil-mobil Lambo memang sangat kencang tetapi sekaligus sangat menantang saat harus diajak berjalan santai. Persis seperti menahan banteng yang siap menyeruduk dengan tali kekang yang menegang.

Kini ‘peternakan banteng’ San’t Agata Bolognese ini sedang menyiapkan varian yang konon lebih bersahabat untuk melenggang dengan bersahaja. Lamborghini secara resmi belum memberikan kepastian apakah Asterion akan segera diproduksi. Namun berdasarkan wawancara dengan Autocar, bos Lamborghini Stephan Winkelman hanya memberikan petunjuk jika Asterion dipasarkan bakal bersaing dengan McLaren P1 dan Porsche 918.


Secara teknis, supercar hibrid ini banyak memadukan komponen Aventador dan Huracan. Struktur karbon monokoknya banyak mengadopsi Aventador sementara mesin V10 5,2 liter bertenaga 602 hp dan transmisi kopling ganda 7 percepatan. Asterion didukung penggerak empat roda yang unik. Roda belakang digerakkan oleh mesin V10-nya sementara kedua roda depan masing-masing digerakkan oleh satu motor listrik. Sementara baterai lithium ion menempati posisi kopel penggerak depan Huracan.

Kombinasi antara mesin V10 dan motor listrik ini mampu menghasilkan tenaga total 898 hp. Akselerasi 0 – 100 km/jam diprediksi kurang dalam tiga detik dengan kecepatan puncak dibatasi hingga 320 km/jam. Penggerak hibrid ini memang memberikan bobot ekstra yang lumayan tapi justru membantu menciptakan distribusi bobot depan-belakang yang lebih merata. Hal ini berefek positif pada pengendalian Asterion.

Nantinya Asterion dapat menggunakan mode listrik saja saat berjalan di perkotaan tanpa menebarkan polusi karbon. Lamborghini pun menjanjikan kenyamanan berkendara yang lebih baik dibandingkan Aventador dan Huracan yang cenderung menganut faham ‘garis keras’.(IDA)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s