Airbag Pembunuh Beraksi Lagi

Serpihan logam berdiameter hampir 2.5 cm yang terlontar akibat letupan airbag menyebabkan pendarahan hebat di leher

airbag takata

Kematian akibat airbag yang bermasalah tidak saja terjadi di Amerika Serikat, tapi juga dilaporkan di Kalimantan, tepatnya di Sibu, Sarawak, Malaysia. Peristiwanya terjadi 27 Juli tapi baru diumumkan 15 November lalu.

Sekedar mengingatkan, jutaan mobil dari belasan merek di Amerika Serikat harus direcall untuk memeriksa airbag. Seluruh kantong udara itu dibuat satu perusahaan yaitu Takata Corp. Piranti penyelamat ini ada yang bermasalah. Yaitu ketika terjadi benturan dan sensor memerintahkan untuk meletup, energi letupannya terlalu besar yang menyebabkan serpihan logam melesat bak peluru ke arah pengemudi atau penumpang. Akibatnya korban cidera bahkan tewas. Di Amerika Serikat sedikitnya empat orang diketahui tewas dan puluhan lainnya cidera.

Kembali ke Kalimantan. Minggu sore akhir Juli itu, bersama suaminya, Law Suk Leh, 43, mengendarai Honda City dari Brunei ke Sibu, Sarawak untuk mengunjungi kerabatnya. Saat melintas di persimpangan jalan di kawasan industri di luar kota Sibu, terjadilah kecelakaan.

Menurut laporan polisi setempat Law –yang mengenakan sabuk pengaman- serpihan logam berdiameter hampir 2.5 cm yang terlontar akibat letupan airbag menyebabkan pendarahan hebat di leher. Hasil otopsi menyimpulkan kematian disebabkan ‘luka menganga di leher’.

Kesaksian dari pengemudi mobil lawan, mengambarkan betapa mengerikan situasinya. Pria itu mengatakan ambulan langsung ditelepon sesaat setelah kecelakaan. Namun sebelum ambulan datang, seorang pengemudi truk pickup menawarkan jasa mengantarkan korban ke rumah sakit.

“Saya dan suaminya mengangkat wanita itu ke kursi belakang pickup. Ada lobang di tenggorokannya dan mengalami pendarahan hebat. Suaminya menggunakan kain untuk menutup lehernya guna mengendalikan pendarahannya,” tutur pria itu pada Reuters. “Wanita itu masih hidup, tapi tidak bisa bicara.”

Law kemudian dipindahkan ke ambulan, tapi nyawanya tidak terselamatkan. Dia dinyatakan tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Bayi yang dikandungnya berhasil dilahirkan dalam kondisi hidup. Sayangnya dua hari kemudian bayi itu menyusul ibunya.

Menurut keluarga, saat meninggal Law dalam tahap akhir masa kehamilannya. Diperkirakan satu minggu lagi akan melahirkan. Law juga meninggalkan bocah laki-laki berusia tujuh tahun. Ibu ini menjadi korban tewas ke-lima yang terkait dengan airbag Takata. Semunya didalam mobil Honda.

Honda Motor mengkonfirmasi kecelakaan itu dan segera melakukan recall terhadap 170.000 mobil di Malaysia untuk memeriksa kondisi airbag. Dengan demikian Honda me-recall hampir 10. Juta mobil dalam beberapa tahun terakhir terkait airbag Takata ini.

Takata kini menjalani penyelidikan criminal di Amerika Serikat. Pejabatnya –juga dari Honda yang merupakan konsumen terbesarnya- bersiap-siap hearing dengan Congress dalam waktu dekat ini.(IDR)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s