Grand Avega: Style, Space and Shiftronic. -part 2-

Aksi di jalan

HMI menyiapkan 10 unit Grand Avega dan dua diantaranya bertransmisi automatic 4-speed dengan Shiftronic. Gatra Cars kebetulan mendapat mobil dengan transmisi matik. Mobil berwarna Phantom Black ini berada di urutan 6 dalam konvoi.

Setelah keluar kota Jogjakarta, konvoi melaju ke lintas selatan menuju Garut via Cilacap. Rute yang dilalui buka rute utama, tapi melewati jalur alternative menyusuri perbukitan di tepi selatan pulau Jawa. Jalurnya terbilang ekstrim dengan tanjakan curam, kelokan tajam dan jalanan sempit. Dalam kondisi seperti itu, konvoi bergerak cepat sehingga mobil harus dipacu kencang. Pujian untuk produksi tenaga mesin yang tidak pernah habis. Kecuali saat menanjak sangat curam, dimana mobil mau-mau tidak mau harus merayap.

Dalam kondisi seperti pujian langsung terlontar untuk handlingnya.  Kemudi presisi dan mobil dengan tepatnya bergerak sesuai keinginan pengemudi.  Menikung dalam kecepatan tinggi tidak membuat mobil  oversteer ataupun understeer .  Pujian untuk system transmisi matik yang dengan karakter galak diputaran bawah.  Sistem matik ini juga lincah menaik-turunkan gear menyesuaikan dengan beban dan kecepatan mobil sehingga tidak pernah kehilangan torsi.

Melaju di konvoi bersama mobil-mobil manual, jelas akselerasi  matik kalah garang. Disinilah peran Shiftronic (HMI bangga karena satu-satunya dikelasnya). Ditanjakan tajam, atau saat harus menempel  mobil di depan, peran shiftronic sangat krusial. Cukup menggeser tuan ke kiri dari D, pengemudi bisa mengendalikan kapan mobil harus memindah gigi. Gigi satu sangat galak. Punya torsi besar dan cukup cepat mendorong mobil sesuai keinginan pengemudi. Saat laju yang dinginkan tercapai, tuas dipindah kembali ke D untuk mendapatkan kenyaman kendaraan matik.

Contohnya saat melintasi dua bukit antara Pantai Suwuk  dan Pantai Logending Ayah di Kabupaten Kebumem. Di jalur ini tikungan dan tanjakan terbilang ekstrim. Pilihan gear hanya dua, gear 1 atau gear 2.  TIkungannya begitu tajam sehingga kadang-kadang harus melongok dari jendela, kemana arah tikungan.

Kinerja rem, mesin, suspensi, handling dan konsentrasi pengemudi  teruji saat rombongan meninggalkan Cilacap menuju Garut.  Konvoi bergerak kencang dan melibas tikungan-tikungan di kawasan itu dengan  cepat. Kontur jalan mulus dengan marka jelas membantu konvoi melintasi kawasan perbukitan.  Suara sirene patwal maupun rombongan panjang mobil baru yang bergerak cepat jelas menarik perhatian pengguna jalan lain. Tidak jarang sekumpulan orang menunggu dipinggir jalan menyaksikan rombongan lewat.

Dengan pengendaraan seperti itu, konsumsi bahan bakar  Jogjakarta – Garut,  berdasarkan info dari computer mobil adalah 8.4liter/100km. Sementara saat perjalan dari Garut ke Bandung 11.8liter/100km.  Sementara versi manual adalah 6.7 liter/100km hingga 7 liter/100km.

Sayangnya….

Ada beberapa catatan untuk Grand Avega. Yang paling penting adalah absennya piranti ABS, EBD dan BA yang membantu pengemudi terhindar dari kecelakaan pada kondisi darurat.  Vice president  HMI, Mukiat Sutikno menyiratkan, pilihan itu diambil untuk memenuhi spesifikasi dan strategi harga. Faktor lain adalah head rest kursi belakang, terutama yang tengah. Keberadaannya mengganggu visibilitas kebelakang. Apalagi kaca belakang Grand Avega terbilang sempit dengan bentuk atap landai.

Penumpang di kursi belakang  tidak menikmati kenyaman seperti di kursi depan. Bedanya jauh sekali. Duduk di belakang lebih cepat capek, antaralain karena sandaran yang tegak (komporomi dengan bentuk atap yang lengkung), juga getaran yang lebih keras dan semburan udara dingin yang tidak terdistribusi merata di kursi belakang.  Grand Avega juga tidak menyiapkan kantong dibalik kursi depan.  Dan satu hal yang agak mengganggu adalah suara kosong saat pintu di tutup atau saat sun visor ditutup. Mungkin Hyundai membatasi jumlah peredam untuk menjaga mobil tetap ringan dan efisiensi bensin bisa lebih baik.

One Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s