BBM alternatif di 2011 Dakar Rally

Sepanjang sejarahnya, Dakar Rally adalah kompetisi bermotor paling berat bagi manusia dan mesin. Medan yang berat, cuaca yang sulit diprediksi dan kematian yang selalu mengintai membuat Dakar Rally sangat sulit di selesaikan.

Namun masih ada yang menambah sulit kondisi itu dengan mencoba menggunakan bahan bakar alternatif. Tentu saja dibutuhkan kendaraan dengan durability diatas rata-rata untuk menggunakan bahan bakar alternatif di medan super sulit seperti 2011 Dakar Rally yang menempuh 9000km. Ternyata Sport Utility Vehicle (SUV) Toyota yang dipilih. Dan sejarah mencatat SUV Toyota membuktikan kemampuanya pada 2011 Dakar Rally dengan bahan bakar compressed natural gas (CNG) maupun minyak goreng.

Dibawah bendera Auto Gasco, tiga unit SUV Toyota menggunakan CNG masuk dalam kategori T1, yaitu kategori mobil-mobil berbahan bakar alternatif. Tiga unit Toyota itu terdiri dari dua unit Toyota FJ Cruiser dan satu unit Toyota Prado. Baik FJ Cruiser maupun Prado menggunakan mesin V6 berkapasitas 4000 cc dengan produksi tenaga maksimal 245hp.

Seluruh SUV itu menerapkan teknologi bi-fuel yang bisa beroperasi dengan bahan bakar bensin maupun CNG. Jarak tempuhnya bisa mencapai 900km! Kedua Toyota FJ Cruiser yang dikenal sebagai Team 351 dan Team 401 maupun Prado Team 354, sudah memenuhi standar FIA untuk cross-cuntry driving. Sistem suspensi mengalami penguatan dan beberapat bagian mobil di ganti material yang lebih ringan. Tiga mobil itu dilengkapi tangki bahan bakar CNG seberat 80kg. Hingga etape ke tujuh, ketiga SUV ini berhasil bertahan di posisi yang cukup baik.

Sementara Toyota Auto Body Team – mengandalkan Land Cruiser berbahan bakar alternatif berupa sisa minyak goreng. Minyak goreng itu dikumpulkan dari rumah tangga, restoran hingga sekolah memasak.. Terkumpul 6000 liter untuk dua mobil.

Dengan aditif khusus untuk menstabilkan komposisinya, bahan bakar dari minyak goreng ini menjadi satu-satunya bahan bakar untuk menggantikan solar yang biasa di pakai mesin turbo diesel V8 Land Cruiser. Hebatnya, Land Cruiser tidak perlu mengalami ubahan mekanis maupun level konsumsinya, seperti diungkapkan manager tim, Okuchi Hiroyaki.

Menurut Hiroyaki, ini cara yang bagus untuk menunjukkan bahwa ada alternatif-alternatif lain yang juga memungkinkan mencapai hasil maksimal di Dakar Rally.

“Keuntungan dari cara yang kami pilih ada dua, yang pertama ini menyenangkan dan mendidik karena anak-anak umumnya yang menjawab seruan kami untuk mengumpulkan minyak goreng dan mereka mengikuti jalannya lomba. Ini juga ramah lingkungan, karena tidak seperti bio-ethanol, bahan bakar ini tidak membutuhkan lahan dalam luasan tertentu untuk menghasilkannya, sehingga tidak mengganggu produksi pangan,” tambahnya.

Dan hebatnya, Toyota Land Cruiser menunjukkan hasil yang membanggakan . Dikelasnya, T2, hingga pertengahan lomba, dari sembilan mobil yang bertahan, delapan diantaranya adalah Toyota. Hingga etape 7, salah satu pembalap utamanya Jun Mitsuhasi (No. 336) berada di posisi 15 klasemen umum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s